Tuesday, November 3, 2009

cahaya cinta dari saad








Saat ini diriku amat bersyukur kerna permintaanku dimakbulkan olehNya...syukur...syukur...walaupun seketika cuma tapi amat bermakna bagiku...kata sahabatku, seketika itu adalah penantian untuk selamanya...mungkin benar mungkin ya...ya Allah, Engkau amat menyintai hambaMu...bagaimana inginku balas cintaMu?...saudaraku, inginku kongsi kisah mengenai sahabat nabi saw, SAAD BIN MUADZ...sungguh indah kisahnya. 

SAAD seorang sahabat nabi yang berkulit gelap...masuk Islam ketika umurnya 31 tahun dan wafat ketika umurnya 37 tahun...hebatnya sahabat nabi ini kerna dirinya amat bersyukur akan ciptaan Allah padanya....suatu ketika, hatinya teringin untuk berumah tangga tetapi malangnya kerna keadaannya begitu setiap pinangannya di tolak...kesedihan itu dia cerita pada Rasulullah SAW...dia memberitahu akan keinginannya pada Rasulullah SAW.....Rasulullah SAW amat memahami kehendaknya maka Rasulullah SAW memberitahu padanya pergilah ke sebuah kampung di mana di sana ada sebuah keluarga yang hanya tinggal anak beranak yang beriman...Rasulullah SAW menyuruh SAAD pergi memberi khabar gembira pada keluarga tersebut...SAAD gembira tetapi dia risau dengan keadaannya yang demikian tetapi kerisauan itu hanya seketika kerna Rasulullah MENJAMIN PERMINTAANNYA AKAN TERTUNAI...mendengar SAAD akan jaminan dari Rasulullah itu, hatinya tenang semula...dia pergilah dengan hati yang berbunga-bunga...sampai di sana, SAAD pun memberitahu hajatnya tetapi sangkaannya benar kerna si ayah menolak pinangannya....sungguh sedih hati SAAD ketika itu...dia pun pulang membawa khabaran yang mendukacitakan....ketika SAAD dalam perjalanan, anak lelaki itu keluar dari rumahnya, bertanya pada ayahnya..."ayah, mengapa ayah menolak pinangan SAAD?"...kata ayahnya, "dia tidak layak untukmu, kamu cantik tetapi lihatlah dirinya..."...kata anaknya, "ayahku, walaupun dia kelihatan begitu tetapi dia meminangku atas jaminan Rasulullah padanya...Rasulullah memberi jaminan maka dia adalah antara orang2 yang beriman dan soleh, adakah ayah tidak mempercayai Rasulullah?"...terpegun dengan kata anaknya itu, dia pergi mencari SAAD tetapi malangnya SAAD telah sampai ke rumah Rasulullah...maka  dia pun pergi ke rumah Rasulullah memberitahu hajatnya, saat itu SAAD begitu gembira kerana kegembiraan itu SAAD lupa akan mas kawin...Rasulullah menyuruhnya pergi berjumpa ABDURRAHMAN BIN AUF dan SAIDINA UTHMAN, maka setelah mendapat wang untuk mas kawin SAAD terdengar akan seruan jihad...padahal dia mahu berkawin tetapi kerna cintanya pada Allah melebihi segala-galanya wang itu dia beli pakaian untuk berperang...ketika berperang SAAD adalah salah seorang sahabat nabi yang terkorban....WAFATNYA SAAD BIN MUADZ DITANGISI OLEH PENDUDUK LANGIT DAN BUMI...SEGALA MALAIKAT DI LANGIT DAN DI BUMI MENANGISI PEMERGIANNYA DAN BERGEGARNYA ARASY ALLAH....lihatlah hebatnya cinta dan ertinya syukur...

saudaraku, adakah layak kita semua jadi seperti SAAD BIN MUADZ? walaupun seketika hidupnya bersama Islam tetapi seketika itulah penantian yang selamanya....bersyukurlah keadaan kita hari ini...bersyukurlah akan nikmat Allah SWT beri pada kita selama ini...kita hanya perlu buktikan cinta kita untukNya...bagaimana mahu buktikannya??...dengan bersyukur kepadaNya dan janganlah mencari selain dari Allah....bersyukur....bersyukur....diriku juga amat bersyukur dengan perubahan sahabat2ku...ya Allah, Engkau dengar suaraku...sedih hati ini melihat perubahan mereka...lemah jiwa ini melihat keagunganMu...perubahan itu amat bermakna bagiku...sahabat2ku jadilah muslimah sejati...."SEKETIKA ITU ADALAH PENANTIAN YANG SELAMANYA"...


 dari hati ke hati, insan yang lemah dan hina....

1 comment:

Ivo Serentha and Friends said...

My compliments for your blog and pictures included,I encourage you to photoblog,

http://photosphera01.spaces.live.com

Greetings from Italy,

Marlow